JARAK KOTA DI DALAM PERJALANAN HAJI

Dalam blog ini, saya akan menuliskan jarak antar kota kota yang dilalui dalam perjalanan haji di Saudi Arabia.
Jarak Air port King Abdul Aziz- Kota Madinah: 425 km.
Jarak Air port King Abdul Aziz – Kota Makkah: 107 km.
Jarak Kota Madinah – Bir Ali: 12 km.
Jarak Kota Madinah – Madinatul Hujjaj (asrama haji Indonesia di Kota Jeddah): 457 km.
Jarak Kota Madinah – Kota Makkah: 498 km.
Jarak Kota Makkah – Bir Ali: 486 km.
Jarak Kota Makkah – Arafah: 25 km.
Kota Makkah – Mina: 7 km.
Jarak Kota Makkah – Muzdalifah: 12 km.
Jarak Kota Makkah – Madinatul Hujjaj (asrama haji Indonesia di Kota Jeddah): 75 km.
Jarak Arafah – Kota Madinah: 525 km.
Jarak Arafah – Mina: 14 km.
Jarak Arafah – Muzdalifah: 9 km.
Inilah nama nama kota atau daerah yang mesti dilalui jemaah haji bila sedang melakukan ibadah haji. Lengkap saya tuliskan dengak jaraknya per kilo meter. Semoga berguna buat para pembaca yang saya cintai.

Terima kasih telah mengunjungi halaman saya:
Profil penulis
Bursa Buku Haji
Disini ada Dollar
Click here to get money
Kajian agama

Thank you

HUBUNGAN SEX DALAM PERJALANAN HAJI

Bisakah sex tersalur ketika dalam perjalanan haji? Tentu saja bisa. Sangat bisa dan lebih dapat dirasakan keasyikannya dari pada di rumah sendiri. Kalau anda mau tahu, saya akan ceritakan moment momentnya.
sebagai contoh ketika berada di Madinah. Tugas yang amat rutin ketika berada delapan hari di Madinah hanya ziarah ke makam Nabi Muhammad dan melaksanakan sholat berjamaah yang biasa kita kenal dengan nama shalat Arbain. Ketika berada di kota Madinah ini, biasanya kita ditempatkan di hotel hotel mewah. Jadi bila akan pergi melaksanakan sholat, katakan saja pada teman sekamar yang lain agar mereka jangan pulang dulu dalam jangka waktu dua jam seusai sholat di mesjid. Jadi bila kita pulang ke hotel, kita akan lebih cepat sampai dua jam dari pada teman sekamar kita. Disini kita akan bisa bercumbu dan bercinta dengan istri sebebas bebasnya. Suasananya pasti indah. Lebih indah daripada di rumah sendiri. Sebab kalau di rumah sendiri, mungkin kita masih akan sering diganggu anak anak kita, atau sering memikirkan hutang yang belum terbayar atau masalah pekerjaan kita. Tapi kalau sedang dalam perjalanan haji, kita akan sedang melepaskan embel embel dunia. Kita hanya memikirkan ibadah. Dan di antara pengerjaan sholat yang lima kali sehari, kita akan dengan mudah melakukannya. Tapi tentunya harus didiskusikan agar tidak saling mengganggu antar sesama teman sekamar di hotel. Begitulah mudahnya untuk bersenang senang dengan istri di Madinah. Dan begitu juga ketika berada di Mekkah. Jadi bagi yang ingin tahu masalah sex di Makkah dan Madinah, dari blog ini anda sudah tahu dengan jelas. Kalau di Mekkah, dan Madinah, mudah berhubungan badan bagi yang suami istri, kecuali selama lima hari ketika sedang melaksanakan hajinya saja. Sebab selama perjalanan 40 HARI DI TANAH SUCI, hanya lima hari saja pengerjaan ibadah hajinya. Selebihnya hanya mengerjakan sholat sholat berjamaah saja. Jadi kita bisa dengan mudah bersanggama dengan istri ketika di Makkah dan Madinah. Tentunya dengan keterbukaan kita pada teman, barangkali akan membuat perlananan haji sebagai perjalanan ibadah dan juga berbulan madu ke Arabia. Keterangan saya bukan cerita porno, tapi untuk menambah pengetahuan tentang masalah sex dalam perjalanan haji. Saya menuliskan halaman ini karena banyak kudengar orang yang takut tak bisa bersetubuh dengan istrinya saat berhaji, padahal mudah.
By writer of Hajji Book:
40 Hari Di Tanah Suci

RASA BAHAGIA

Berbahagialah calon jemaah haji untuk tahun 2009, 2010, 2011, 2012 dan seterusnya.
Berbahagilah dengan hadirnya buku pengalaman haji berjudul ’40 Hari di Tanah Suci’. Yang berisikan pengalaman haji hari demi hari di dalam perjananan haji dan umrah selama 40 Hari Di Tanah Suci, yang tentu akan sangat berguna untuk menambah pengalaman yang akan pergi berhaji maupun yang masih belum pergi berhaji.
Berbahagialah calon jemaah haji dari Sumatera Utara seperti:
Jamaah haji dari Kabupaten Asahan
Jamaah haji dari Kabupaten Batubara
Jamaah haji dari Kabupaten Dairi
Jamaah haji dari Kabupaten Deli Serdang
Jamaah haji dari Kabupaten Humbang Hasundutan
Jamaah haji dari Kabupaten Karo
Jamaah haji dari Kabupaten Labuhan Batu
Jamaah haji dari Kabupaten Angkola Sipirok
Jamaah haji dari Kabupaten Langkat
Jamaah haji dari Kabupaten Mandailing Natal
Jamaah haji dari Kabupaten Nias
Jamaah haji dari Kabupaten Nias Selatan
Jamaah haji dari Kabupaten Nias Utara
Jamaah haji dari Kabupaten Padang Lawas
Jamaah haji dari Kabupaten Padang Lawas Utara
Jamaah haji dari Kabupaten Pak pak Bharat
Jamaah haji dari Kabupaten Samosir
Jamaah haji dari Kabupaten Serdang Bedagai
Jamaah haji dari Kabupaten Simalungun
Jamaah haji dari Kabupaten Tapanuli Selatan
Jamaah haji dari Kabupaten Tapanuli Tengah
Jamaah haji dari Kabupaten Tapanuli Utara
Jamaah haji dari Kabupaten Toba Samosir
Dan juga seluruh Jamaah haji dari Kabupaten yang ada di Sumatera Barat, DKI Jakarta.
Kesemuanya sudah bisa mendapatkan buku pengalaman haji berjudul 40 Hari Di Tanah Suci. Yang berisikan pengalaman haji yang bisa jadi pedoman haji, umrah dan tambahan ilmu pengetahuan buat pembaca.
Juga untuk Jamaah haji dari yang berdomisi di daerah lain yang tidak dicantumkan di halaman ini, bisa juga memesan buku ini dengan melalui email yang ada di website resmi buku berjudul 40 Hari Di Tanah Suci.
Terima kasih, semoga buku ini berguna untuk anda semua. Semoga jemaah haji yang sudah mendapat nomor porsi untuk haji pada tahun 2009. 2010, 2011, 2012 dan selanjutnya akan bisa memperoleh buku ini di toko buku bila anda menginginkannya.
Terima kasih

BUKU 40 Hari Di Tanah Suci

Bila ada pertanyaan anda:
Apa sebenarnya yang dikerjakan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi?
Apa yang dikerjakan di kota Mekkah?
Apa yang dikerjakan di kota Madinah?
Apa kegiatan di Padang Arafah?
Apa kegiatan di Muzdalifah?
Apa kegiatan di jemaah di Mina?
Semua ini telah terjawab dengan adanya buku yang beredar di Indonesia. Buku pengalaman haji berjudul: 40 HARI DI TANAH SUCI
Buku yang sengaja ditulis oleh seorang jemaah Indonesia, yang berguna sebagai tambahan pengalaman dan berguna sebagai buku panduan haji bagi yang ingin pergi melaksanakan haji ke Baitullah.
Bila ada pertanyaan:
Dimana saya bisa peroleh buku manasik haji?
Dimana ada buku haji?
Dimana ada buku cerita haji?
Bagaimana perjalanan haji yang sebenarnya?
Semua bisa kita peroleh jawabnya dengan membaca buku berjudul: 40 HARI DI TANAH SUCI, yang ditulis oleh seorang jemaah Indonesia bernama Anwar Ashari.
Bila ada pula pertanyaan:
Apa yang akan dilakukan di saat haji?
Apa yang akan dilakukan di saat melaksanakan berumrah?
Bagimana sebenarnya ziarah ke makam rasul Muhammad Saw?
Bagaimana cerita ziarah ke makam Baqi?
Bagaimana cerita jamaah di kota Madinah?
Anda sudah bisa dapatkan ceritanya dengan membaca buku berjudul:
40 HARI DI TANAH SUCI
Bila anda yang ingin tahu tentang Haji,
Bila anda ingin tahu tentang Umrah,
Bila anda ingin tahu cerita haji secara lengkap dan detail,
Anda sudah bisa memperolehnya pengetahuan dan ceritanya melalui buku berjudul:
40 HARI DI TANAH SUCI.
Yang ditulis oleh Jamaah Haji Indonesia.

Oleh penulis buku:

Buku Panduan Haji

Karya tulis dalam hal HAJI:
1. 40 Hari Di Tanah Suci (Jilid 1)
Berisi 179 Halaman.
Buku ini saya tulis untuk menjadi tambahan pengetahuan buat para pembaca. Buku ini berkisah mulai berangkat dari Bandara di Indonesia hingga tiba di Jeddah, berangkat ziarah ke Madinah, melakukan sholat Arbain, ziarah ke makam-makam pahlawan Islam, bagaimana keadaan kami para jemaah haji di Madinah, bagaimana situasi kotanya, situasi sholat berjamaah di mesjid, hingga kami berangkat kembali meninggalkan Madinah dengan tujuan Makkatul Mukarramah untuk rencana pengerjaan Haji Tamattu.
Bila anda ingin memperoleh buku ini, kunjungi http://www.mandailingnatal.page.tl atau menghubungi penulis di alamat Anwar.ashari@gmail.com

Hp 085830644444 atau 083190569000


2. 40 Hari Di Tanah Suci (Jilid 2)
Berisi 189 Halaman.
Buku ini berisikan riwayat saya ketika akan melaksanakan Umrah di Makkatul Mukarramah. (Melakukan Umrah sebelum melaksanakan haji). Disini kutuliskan bagaimana pengalaman saya ketika melaksanakannya, apa do’a do’a sunnah yang dibaca. Semua kutulis hari demi hari sesuai pengalaman. Hingga dekat waktu untuk melaksanakan haji.
Bila anda ingin memperoleh buku ini, kunjungi http://www.mandailingnatal.page.tl atau menghubungi penulis di alamat Anwar.ashari@gmail.com

Hp 085830644444 atau 083190569000


3. 40 Hari Di Tanah Suci (Jilid 3)
Berisi 260 Halaman. Buku ini merupakan lanjutan dari Buku 40 Hari Di Tanah Suci jilid 1 dan 2. Berkisahkan mulai dari ketika kami akan melaksanakan haji setelah berada 8 hari di Madinah dan 14 hari di Mekkah. Tepatnya berawal dari ketika akan memulai ibadah haji hingga selesai. Ziarah ke makam Nabi Adam, makam Hawa, Istana Raja Fhad, pantai Laut Merah. Bahkan hingga akan berangkat kembali ke bumi pertiwi Indonesia. Semuanya kutuliskan berdasarkan apa yang saya alami dan apa yang kira-kira perlu diketahui oleh pembaca. Buku ini bisa juga digunakan sebagai buku Panduan Haji. Sangat cocok untuk menambah pengetahuan tentang perjalanan haji. Sengaja saya rancang agar kaum Muslim tahu bagaimana sebenarnya pelaksanaan haji ini di Tanah Suci Makkah.
Bila anda ingin memperoleh buku ini, kunjungi http://www.mandailingnatal.page.tl atau menghubungi penulis di alamat Anwar.ashari@gmail.com

Hp 085830644444 atau 083190569000
Atau juga mungkin tersedia di toko buku di kota anda. Bila tidak menemukannya di toko buku, maka akan lebih mudah mendapatkan buku ini dengan membelinya langsung pada penulis dengan alamat email: Anwar.ashari@gmail.com.
Terima kasih

kakbh2

Bila anda berminat, setorkan uangnya ke ke rekening saya dengan mengklik gambar di bawah: